PENANTIAN PENUH HAMPA

Langkah demi langkah kuhentakkan mengikuti tiap jengkal tangga yang kunaiki

Berderap penuh gelora jiwa yang berharap

Mengembangkan senyum kepada setiap insan yang menyapa

Mengungkapkan serangkaian kata penuh tanya

Namun hampa yang kudapat


Kembali kumelangkah dalam cemas

Lalu kuterdiam dalam kekosongan diri.

Betah dalam diam dan keheningan

Duduk terpaku seorang diri dalam penantian

Ditengah hiruk pikuk jejak langkah berganti

Disertai suara gemuruh nada tak berirama


Detik berlalu, menit berjalan, jam pun berputar

Cepat tak dapat kuhentikan

Namun lelah dan jemu mulai terasa

Di tengah kesabaran dalam diam

Hanya bisa diam dan diam


Dalam harap namun tak tampak

Dalam bisu namun tetap menanti

Walaupun penuh kecamuk dalam diri

Namun apa daya tak pernah kunjung tiba

Hingga waktu tak terduga

Kuberanjak dalam kehampaan

Tanpa keputusan penuh arti

NB: Someone, yang berjanji namun tak berjanji………:(

Advertisements

Di Bawah Naungan Keres

Disini kita berpijak sejenak
Bertahta diatas sebatang rajutan kayu bercorak
Demi melepas kepenatan yang meraung dalam benak
Bertemankan semilir angin yang mulai berarak

Disini kita berdendang
Tertawa riang bagaikan riak-riak gelombang
Memainkan kata demi kata dan kalimat demi kalimat tak berarang
Riuh…gaduh..bersahaja seperti tabuhan gendang

Disini kita merajut bersama
Mencurahkan segala mimpi dan cerita
Memancarkan aura diri yang penuh asa
Hingga terbuai dalam makna diri yang tak berdosa

Disini kita memandang jauh
Melihat hamparan hijau alam bagaikan permata tak bersepih
Melihat sekelompok manusia berarak dan melangkah
Mendengar dentuman suara dari bilik tak bertuah

Disini kita akan berpisah
Di bawah naungan keres yang berbuah
Akhirnya jiwa pun mulai resah
Meninggalkan kenangan dan bayang-bayang gundah
Berharap esok bisa berpijak dan merajut kembali hingga terasah

NB: Teruntuk teman-teman kuliahku yang sudah mau mengisi hari-hariku dengan tawa dan canda…mau berbagi suka dan duka…bahkan sama-sama suka pelesir dan kuliner….Kupersembahkan puisi ini untuk kalian semuanya….:)

TARIAN ALAM (Sebuah Renungan)

Mendung kembali menggelayut

Awan-awan pun berkumpul di dalam kelam

Sungai-sungai mulai siap untuk berpijak

Lautan nan biru mulai bernafas

Dan uapan air laut mulai beriring dengan tariannya

Beradu dan bercanda di atas langit

Menunggu kesepakatan Sang Khaliq

Gelap.kembali menyelimuti bumiku

Dan Bumiku redup, dikala mendung mulai merebah

Bungaku menari, dikala embun membasahi

Pohonku bergoyang dikala angin bertiup

Tanahku tertawa dikala Kau teteskan air kehidupan

Akhirnya…pesta alam pun dimulai.

Namun kadangkala manusia berontak

Dikala mentari bersinar terang, gerutu pun terdengar

dan dikala air kehidupan meneteskan bumi, gerutu kembali terdengar

Apa yang kau inginkan wahai Manusia..

Tidakkah kau senang,..

Tidakkah kau bahagia…

Tidakkah kau bersyukur

Sebenarnya apa maumu.