Cinta Si Pemuja Hati

Cinta tak akan pernah habis untuk dibicarakan dan cinta tak akan pernah habis untuk dirasakan. Cinta telah melebur dalam kehidupan kita. Cinta begitu membahana ke seluruh penjuru dunia. Tidak hanya manusia yang merasakannya tetapi juga hewan dan binatang yang ada di sekitar kita.

Pasti kita akan antusias dan bersemangat setiap kali kita membicarakan masalah cinta. Khususnya cinta sesama manusia, dalam artian cinta lawan jenis. Ya..cinta antara wanita dan laki-laki. Tak pernah dipungkiri dan tak pernah diragukan lagi, sebab Allah telah mengatur dan menciptakan manusia berpasang-pasangan untuk saling melengkapi satu sama lain.

Nah.,,,,berbicara tentang cinta, pasti selalu kita rasakan dalam setiap hembusan nafas kita. Betul tidak??? Karena cinta itu indah. Cinta itu anugerah dan cinta itu adalah kehidupan. Cinta tidak hanya membawa kebahagiaan, tapi juga kesedihan. Tergantung bagaimana kita merasakan cinta itu sendiri. Tergantung bagaimana kita menyikapi apa itu cinta.

Ada sebuah cerita, dimana cinta datang dari seorang pemuja hati. Seorang laki-laki yang begitu memuja seorang wanita. Hingga dia tak mau menunjukkan siapa dirinya. Entah hanya karena minder, atau karena pemalu. Entahlah.mungkin itu hak dia, tidak mau menunjukkan jati dirinya. Hanya beberapa sms berupa kata-kata mutiara yang indah yang mampu dikirimkannya pada wanita itu. Hampir setiap hari dan hampir setiap jam, kata-kata indah itu muncul di layar HP wanita tersebut.

Berawal dari rasa tersanjung dan bahagia mendapat sms rahasia dari si pemujanya, si wanita begitu menikmati isi sms tersebut. Setiap kali mereply balasan sms dari lelaki tersebut, tak ada balasan pula. Setiap kali menanyakan kembali lewat sms, tentang siapa laki-laki tersebut, tidak ada balasan juga. Padahal si wanita hanya ingin tahu, siapa si pengirim sms tersebut. Hingga membuat si wanita merasa penasaran dan selalu penasaran mengenai sosok laki-laki tersebut.

Hampir setiap hari, isi sms dari laki-laki tersebut berupa seuntai kalimat yang memuja si wanita. Hingga si wanita tak mampu berbuat apa lagi, dan membiarkan ratusan sms datang menghujani Hp nya. Hingga menghujani hatinya. Karena ia tak mampu mengetahui siapa sosok laki-laki itu.

Mampukah wanita ini menemukan siapa sosok laki-laki pemujanya tersebut?

Dan mampukah si laki-laki ini berani menunjukkan siapa dirinya?

Cinta memang benar-benar gila. Dan cinta memang benar-benar aneh. Cinta oh cinta banyak cerita berawal dari cinta.

Sampaikan padanya

Menemani bulan yang tertawa dengan renyahnya

Sambil duduk manis di atas awan hitam lembut bercengkerama

Menyaksikan bintang-bintang dengan kesibukannya menyinari malam peka

Memohon pada mereka agar menyampaikan salamku padanya

Meminta pada mereka agar selalu menyinari hari-harinya

Dan meminta pada mereka agar menghiasi mimpi indahnya

Berharap senyumku sampai ke dalam hatinya

Senyum dari Pesonamu

Terlihat pancaran cahaya dimatamu.
Meneduhkan,
Damai dan tenang kurasakan
Terpesona kulihat keindahanmu disana
Tak mampu kuberkata apa-apa
Dan tak mampu ku berbuat apa

Terduduk diam kuterpaku
Melihatmu dengan tingkahmu
Tersenyum dan tersenyum tiada henti
Menyaksikan ulah dirimu
Membuatku tak berhenti menatapmu

Inikah dirimu
Inikah kekagumanku
Inikah keindahanmu
Inikah yang akan selamanya
Selamanya akan membuatku tersenyum.

Rindu Fatamorgana

Aku rindu…

Rindu akan nyanyian pangeran jangkrik yang mendamaikan hatiku

Rindu akan senandung pangeran kodok yang membahagiakan jiwaku

Rindu akan tarian dan pancaran kunang-kunang yang menerangi kalbuku

Rindu akan aroma khas tanah yang menebar wewangian di tubuhku

Rindu akan simphoni alam yang bermelodi di sekitarku

Rindu akan semua yang datang di kala rintik air bumi menyapaku

Rindu akan semua di kala tetes hujan jatuh dari langit istanaku

Benar-benar aku rindu….


Tapi…

Kerinduan seakan fatamorgana

Kerinduan seakan bias di kedalaman samudra

Kerinduan seakan anomali kehidupan berada

Kerinduan seakan tertutup tirai retasan waktu pandangan mata


Kini….

Disini terhampar lembaran aspal hitam tak berujung mata

Hingga terpulas tidur dalam peraduannya

Berdiri kumpulan beton-beton gagah disana

Hingga tak terlihat celah-celah pancaran cahayanya

Dan alam hijau bertahta permata tak lagi bersiluet di kala senja


Kemana semua kerinduanku?

Kapan kerinduanku bisa kurengkuh

Akankah hingga berujung usia hidupku

Atau akankah hingga berujung usia duniaku

Pantaskah kupertanyakan semua itu?


Pagi…

Selamat pagi dunia

Selamat pagi embun pagi

Selamat pagi mentari

Selamat pagi bungaku

Selamat pagi tanahku

Selamat pagi anginku

Selamat pagi awanku

Selamat pagi pohonku

Selamat pagi kicauan burungku

Selamat pagi saudaraku

Selamat pagi semuanya

Dan selamat pagi Tuhanku

Sambutlah pagi ini dengan senyum dan ceria

Iringilah pagi ini dengan hati bersih dan tulus

Semoga hari kalian menyenangkan ya…..


Belajar bahasa asing, mengapa tidak???

Belajar berbagai macam bahasa ternyata gampang-gampang susah. Tidak hanya belajar bahasa lokal saja, belajar bahasa luar juga perlu looo…..

Kebetulan, aku orangnya suka sekali mempelajari sesuatu yang baru, khususnya bahasa. Selain menambah pengetahuan, juga bisa menambah nilai plus kita dalam berbahasa. Apalagi bagi yang hobinya traveling atau jalan-jalan. Mengetahui bahasa daerah atau negara setempat hukumnya perlu lo……
Yahhh….sekedar iseng-iseng aja belajar bahasa asing dan lokal. Ternyata asyik juga ya….
Keren kayaknya….!!!!

Mulai dari ujung timur, kotaku tinggal. yang memang dari lahir aku sudah mengenal bahasa ibuku sendiri yaitu Bahasa Madura. Lalu berlanjut ke Bahasa Jawa. Berlanjut lagi ke Bahasa Betawi, bahkan bahasa gaul orang Jakarte. tambah lagi Bahasa Sunda.. Hmmm…gak nyangka ya…..baru singgah ke beberapa kota aja, aku sudah harus mengenal banyak bahasa. Apalagi seluruh kota di Indonesia ini kusinggahi….Pasti beribu-ribu bahasa kukuasai. Walaupun hanya dasar-dasarnya saja, namun tidak sampai belajar mendalam. Bisa dibilang hanya sekedar tahu lah….Bukan masalah kan???

Nah…untuk bahasa asing, memang agak susah dipelajari. Diperlukan latihan dan praktek agar bahasa yang kita pelajari gak luntur alias hilang begitu saja dari ingatan kita. Betul gak??

Bahasa Inggris, di era sekarang kudu wajib dipejari. karena bahasa ini sudah menjadi bahasa dunia internasional. Maka dari itu diusahakan dari kecil kita sudah belajar dan tahu Bahasa Inggris. Bagiku Bahasa Inggris bener-bener penting. Asalkan kita berani berbicara, insyaallah kita akan tahu. So, jangan takut berbicara, hiraukan sejenak grammar, kalo ingin benar-benar lancar berbahasa Inggris. OK.

Sekarang nih, aku lagi demam-demamnya drama korea, walhasil, jadi seru aja bisa belajar Bahasa Korea, walaupun belum sepenuhnya profesional dalam berbahasa. Semakin hari semakin cinta aja ama segala hal berbau Korea…hehehehe. I love Korea.

Satu lagi bahasa asing yang ingin kupelajari lebih dalam, dan masih kupelajari sedikit demi sedikit, yaitu Bahasa Prancis. Lucu dan unik aja bahasa ini. Pengucapannya pun terasa seksi didengar. Apalagi bila menonton film-film Prancis. Hmm….seru dan asyik…

Nah……bahasa asing lain yang masih ingin kupelajari dan kuketahui yaitu bahasa Jerman, Spanyol, Jepang, dan China…

Huhuhuhu…..kapan belajarnya ya….Kok jadi kemaruk gini???

Padahal bener-bener ingin bisa menguasai semua bahasa itu. Pasti kueereennn dehhh…..

So…Ingat kata pepatah, “Tidak ada kata terlambat untuk belajar.”

OK!!!!!!

Salam belajarrrr….

Rindu Hujan

Terik siang yang cerah

Mentari tersenyum merekah di balik awan birunya

Rintik hujan tak lagi menampakkan wajahnya

Kemana dia?

Bukankah hampir setiap hari hujan menemaniku?

Hmm…mungkin saja dia bersembunyi

Atau mungkin saja dia sedang jalan-jalan

Atau mungkin saja dia marah

Tapi kedatangannya selalu tak terduga dan tak diduga

Kadang kurindukan

Kadang kubenci

Kadang kusuka

Kadang pula menjengkelkan




Jakarta, Kota Komuter

Jakarta—–

Ibukota yang kini telah padat berisi, macet dimana-mana, banjir dimana-mana, mall dimana-mana, bangunan dimana-mana dan serba dimana-mana deh….Tapi mengapa kubetah disini ya????hehehe…….yah….banyak alasan yang tak dapat diungkapkan.
Namun biarkan kusejenak untuk hari ini, meninggalkan Jakarta. Yaa….hanya sejenak ke suatu kota bernama Karawang.

Tol Jakarta-Karawang—–

Sepanjang tol, hanya terlihat mobil-mobil, truk, pick up, tangki dan hamparan sawah di kanan kiri jalan. Pemandangan yang lumayan untuk dipandang. Sepanjang perjalanan hujan tetap setia menemani. Di tengah perjalanan masih terpesona melihat sawah hijau, kambing berkeliaran, kerbau bersantai di padang rumput dan bukit-bukit nan hijau yang terlihat nan jauh dari sela kaca mobil. Spechless dan diam terpaku..hmmm…betapa indahnya alamku ini, jauh dari keramaian dan kebisingan ibukota. Ah….namun sempat terpikir olehku, mengapa ibukota tak secantik alam ini????? Patut dipikirkan dan direnungkan. Namun juga diterapkan. Tapi sepertinya hal itu sulit ya…..hanya bisa geleng-geleng kepala. ckckckkckck…..

Karawang—-

Sebuah kabupaten di Jabar. Juga sebuah Kota kecil yang hanya berjarak 1.5-2.5 jam dari ibukota. Hmmmm………. cukup membosankan menempuh perjalanan sejauh ini. Beruntunglah perjalanan jadi tidak membosankan karena diselingi obrolan panjang. Yah….banyak sekali yang dibicarakan. Segala hal dan semua hal. Nah…..apaan tuh???? Rahasia dong…hehehe.
Ternyata kota ini masih sedikit perawan, sepi dan tidak ada banyak hal yang fantastis. Masih terlihat hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata. Pantas saja, karena Karawang terkenal sebagai “Lumbung Padi-nya” Jawa Barat. Apalagi di tengah hujan yang mendera ini, di sebuah tempat yang nyaman untuk istirahat, makan, bersantai, mengobrol, bahkan memancing….mantafff….

Bekasi—-

Sebuah kabupaten di Jabar yang sangat ramai, hampir menyamai keramaian ibukota. Hmmm…ternyata banyak juga mall-mall berdiri gagah dengan egonya. Kemacetan yang juga mulai menjadi masalah di kota ini. Betapa tidak, kini penduduk yang bekerja di Jakarta, banyak yang bermukim di sini. Mereka hanya menjadi penduduk komuter, penduduk ibukota yang bertempat tinggal di Bekasi, namun melakukan aktivitas rutin hariannya di Jakarta. Hebat bukan???hehehhehe…
Sekedar mampir di kota ini, mencicipi sebuah mall yang ada, sambil menikmati secangkir es cappucino, walaupun masih disertai gerimis mengundang. (kayak lagu ya…)
Duduk-duduk santai, mengobrol panjang lebar, menikmati malam sejenak, dan mengembangkan pemikiran baru dengan ide-ide baru ke depan. Asyik dan menarik….

Tol Bekasi-Jakarta—–

Hmm….perjalanan sepanjang tol yang sama. Namun bedanya hari ini hari yang malam, Lebih sendu pastinya. Ahhhh…..hanya satu kekesalan yang amat sangat, disaat-saat jam segini kemacetan mulai mengundang. Hahaha….apalah daya, terjebak dan terperangkap beberapa menit. Akhirnya sampai juga di Ibukota. Haiiii…Ibukota, aku kembali…..^_*

Kamu, Aku dan Allah

Ketika kamu terbangun,

Lihatlah disekelilingmu,

Bahwa kamu tidak sendiri

Ada aku yang akan menemanimu

Berbagi cerita denganmu

Berbagi tawa dan canda denganmu

Dan berbagi sedih dan tangis denganmu


Ketika ku buka jendela

Kita lihat taman hijau yang indah disana

Penuh dengan bunga-bunga berwarna

Penuh dengan kupu-kupu cantik beterbangan

Dan kita duduk-duduk disana

Lalu bernyanyi dan menari-nari

Dan berterima kasih pada Allah


Ketika ku berada di balkon rumah

Dan kau berjalan di depan rumahku

Ku akan memanggilmu

Dan menyuruhmu mampir ke rumahku

Untuk menemaniku menikmati kota dari balkon rumahku


Ketika kita menatap langit

Kita akan melihat keindahan Allah disana

Kita akan menghitung bintang disana

Berbincang-bincang dengan bulan yang bersinar

Dan memberikan senyuman pada matahari pagi

Berharap kita bisa menemani mereka di atas sana


Ketika kita berjalan bersama-sama

Kita akan melangkah bersama

Menghitung setiap langkah yang kita susuri

Sambil bergandengan tangan dan bernyanyi riang

Dan mengucapkan kebesaran Allah, Allahuakbar

Tentang Hari Ini


Meeting dan bertemu orang baru

Membicarakan proyek baru

Menerobos hujan dan angin kencang berpadu

Makan dan minum menikmati malam yang sendu

Ngobrol santai tentang hal-hal baru

Lalu pulang dengan letih dan lesu

Menyongsong hari esok dengan semangat baru

“SEMANGAT!!!!” Keep fighting”

^_*