Jakarta, Kota Komuter

Jakarta—–

Ibukota yang kini telah padat berisi, macet dimana-mana, banjir dimana-mana, mall dimana-mana, bangunan dimana-mana dan serba dimana-mana deh….Tapi mengapa kubetah disini ya????hehehe…….yah….banyak alasan yang tak dapat diungkapkan.
Namun biarkan kusejenak untuk hari ini, meninggalkan Jakarta. Yaa….hanya sejenak ke suatu kota bernama Karawang.

Tol Jakarta-Karawang—–

Sepanjang tol, hanya terlihat mobil-mobil, truk, pick up, tangki dan hamparan sawah di kanan kiri jalan. Pemandangan yang lumayan untuk dipandang. Sepanjang perjalanan hujan tetap setia menemani. Di tengah perjalanan masih terpesona melihat sawah hijau, kambing berkeliaran, kerbau bersantai di padang rumput dan bukit-bukit nan hijau yang terlihat nan jauh dari sela kaca mobil. Spechless dan diam terpaku..hmmm…betapa indahnya alamku ini, jauh dari keramaian dan kebisingan ibukota. Ah….namun sempat terpikir olehku, mengapa ibukota tak secantik alam ini????? Patut dipikirkan dan direnungkan. Namun juga diterapkan. Tapi sepertinya hal itu sulit ya…..hanya bisa geleng-geleng kepala. ckckckkckck…..

Karawang—-

Sebuah kabupaten di Jabar. Juga sebuah Kota kecil yang hanya berjarak 1.5-2.5 jam dari ibukota. Hmmmm………. cukup membosankan menempuh perjalanan sejauh ini. Beruntunglah perjalanan jadi tidak membosankan karena diselingi obrolan panjang. Yah….banyak sekali yang dibicarakan. Segala hal dan semua hal. Nah…..apaan tuh???? Rahasia dong…hehehe.
Ternyata kota ini masih sedikit perawan, sepi dan tidak ada banyak hal yang fantastis. Masih terlihat hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata. Pantas saja, karena Karawang terkenal sebagai “Lumbung Padi-nya” Jawa Barat. Apalagi di tengah hujan yang mendera ini, di sebuah tempat yang nyaman untuk istirahat, makan, bersantai, mengobrol, bahkan memancing….mantafff….

Bekasi—-

Sebuah kabupaten di Jabar yang sangat ramai, hampir menyamai keramaian ibukota. Hmmm…ternyata banyak juga mall-mall berdiri gagah dengan egonya. Kemacetan yang juga mulai menjadi masalah di kota ini. Betapa tidak, kini penduduk yang bekerja di Jakarta, banyak yang bermukim di sini. Mereka hanya menjadi penduduk komuter, penduduk ibukota yang bertempat tinggal di Bekasi, namun melakukan aktivitas rutin hariannya di Jakarta. Hebat bukan???hehehhehe…
Sekedar mampir di kota ini, mencicipi sebuah mall yang ada, sambil menikmati secangkir es cappucino, walaupun masih disertai gerimis mengundang. (kayak lagu ya…)
Duduk-duduk santai, mengobrol panjang lebar, menikmati malam sejenak, dan mengembangkan pemikiran baru dengan ide-ide baru ke depan. Asyik dan menarik….

Tol Bekasi-Jakarta—–

Hmm….perjalanan sepanjang tol yang sama. Namun bedanya hari ini hari yang malam, Lebih sendu pastinya. Ahhhh…..hanya satu kekesalan yang amat sangat, disaat-saat jam segini kemacetan mulai mengundang. Hahaha….apalah daya, terjebak dan terperangkap beberapa menit. Akhirnya sampai juga di Ibukota. Haiiii…Ibukota, aku kembali…..^_*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s