Melihat Lebih Dekat Sang Pujaan

Yap……inilah pertama kalinya aku menonton acara live music concert. Pertama kali selama aku hidup. Menonton sebuah acara panggung musik yang diisi oleh penyanyi-penyanyi terkenal.Sebenarnya sebuah acara konser musik seperti ini dengan melihat langsung ke tempat acara, tidak terlalu kusukai. Karena harus berjubel-jubel menonton dengan penonton yang banyak dan menggila, apalagi mereka adalah fans para penyanyi tersebut. Ah….bikin ribet saja. Selain itu, nonton langsung pun kita tak dapat melihat wajah si penyanyi dari dekat, kecuali kalau kita berada di barisan terdepan atau di panggung sekalian.

Tapi disini lain cerita, pertama kali seumur hidup menonton acara-acara seperti itu. Konsernya diadakan di Snowbay, salah satu waterpark favorit yang ada di Jakarta. Artis yang mengisi acara adalah Fade 2 Black ( itu lo…sebuah band yang digawangi oleh Bondan Prakoso, mantan penyanyi cilik yang terkenal dengan lagunya Si Lumba-Lumba). Hmmm……mungkin saja aku adalah salah satu fans favoritnya terutama lagunya yang berjudul “Ya Sudahlah”. Keren dan ok deh..hehehe. Artis yang kedua yaitu Yovie dan Nuno. Kalau penyanyi yang ini tidak terlalu ngefans, hanya saja suka sama lagu-lagunya.

Dikta ( personil Yovie Nuno), si Imut
Dikta ( personil Yovie Nuno), si Imut
Performance Yovie Nuno
Performance Yovie Nuno

Alasan lain aku nonton konser yang diadakan di Snowbay tersebut karena masuk ke Snowbay gratis, tanpa harus membeli-beli tiket, padahal pengunjung yang lain harus masuk dengan membeli tiket yang dibilang sangat mahal. Karena waterpark ini diperuntukkan untuk high class. Iya kali ya, pokoknya yang punya duit lebih bisa masuk ke sini. Hahaha. Hayo…kalian pasti penasaran kan, kenapa aku bisa masuk gratis. Tebak aja sendiri ya…hehe.

Kedua, skala ruang tempat konsernya tidak terlalu besar, so bisa dengan jelas melihat si penyanyi dari dekat. Tidak harus berjubel-jubel dan berdesak-desakan seperti konser-konser musik di lapangan sepakbola, maupun di tempat-tempat yang berskala ruang besar dan luas. Keistimewaan lain, aku bisa melihat si penyanyi dari samping panggung, hanya berjarak 2-4 meter, dekat dengan para pengatur musik. Jadi aku bisa tahu gimana cara ngatur pencahayaan lampu, pengaturan irama dan ritmenya (hmmnamanya apa ya..), Keren kan. Apalagi kalau harus memelototin si pujaan hati, Bondan Prakoso. Ngefans deh sama dia. hihihi…

Ketiga, melepaskan penat dan lelah setelah seharian bekerja, dan sebagai upaya untuk merefresh pikiran dan menghibur diri. Melupakan sejenak aktivitas yang serius dan menikmati aktivitas yang menyenangkan dan menghibur. So have nice day today

Walaupun aku tidak terlalu ngebet dengan acara-acara seperti ini, tapi setidaknya aku punya pengalaman tersendiri. Pengalaman melihat artis langsung di depan mata, pengalaman minta foto bareng dan tanda tangan dengan artis. Tapi sayang, selesai acara aku tak bisa berfoto bareng atau minta tanda tangannya si Bondan. Karena setelah dia manggung langsung cabut pulang dan tidak memberikan kesempatan kepada para fansnya untuk foto bareng. Tapi, hal ini tidak membuatku kecewa, karena , aku bisa dengan dekat sekali melihat wajahnya, merekam dan mengabadikan fotonya. Yups…ini dia foto si Bondan.

Bondan Nge-Drum
Bondan Nge-Drum

Bondan Nge-Bass
Bondan Nge-Bass

Keunikan nonton konser music di snowbay, yaitu, para penonton bisa berenang sambil nonton. Jadi penonton bisa nyemplung air dan berendam lama-lama di air sambil nonton. Dan lebih herannya lagi, para penonton tidak merasa kedinginan berendam lama-lama di air padahal harisudah menjelang larut. Mereka tetap bersemangat dengan teriakan-teriakannya. Dan tetap bersemangat berjonget-jonget di air dengan goyangan ombak di wave pool snowbay (sebuah kolam air yang berombak, kita bisa merasakan berenang di area ini sambil dihanyut ombak, rasanya seperti di pantai atau lautan). Kolam serasa dipenuhi lautan manusia. Lautan manusia yang berenang.

Yap..sebelum acara dimulai yaitu jam 7 malam, para pengunjung snowbay sudah banyak berdatangan, kolam renang sudah dijejali dan dipenuhi oleh para pengunjung. Semakin malam semakin ramai dan penuh. Mengagumkan. Acara selesai jam 9 malam. Namun menjelang acara selesai, pengunjung masih saja banyak. Mungkin saja mereka belum puas menonton, sampai acara benar-benar selesai.

Snowbay sebelum acara, pengunjung berenang
Snowbay sebelum acara, pengunjung berenang

Snowbay setelah acara, malam semakin larut
Snowbay setelah acara, malam semakin larut

Nah, aku pun berlanjut pulang bersama teman-teman. Pulang membawa kebahagiaan, senyum dan tawa. Pulang membawa kecerahan kembali. Pulang membawa kelegaan dan terhibur walaupun malam menjelang larut. Hingga besok harus melanjutkan aktivitas seperti sedia kala.

Advertisements

Mother, Mom, Mami, Mama, Emak, Nyak, Happy to You

Hmm…. sekarang tanggal 22 Desember ya……

Yups…bener sekarang adalah hari Ibu. Hari yang menjadi hari spesial bagi ibu, nenek, mbak, dan orang-orang yang berkelamin perempuan. Yap…sudah saatnya mengucapkan SELAMAT HARI IBU bagi seluruh wanita di Indonesia.

Ibuku sayang
Ibuku sayang

PERTAMA, saya ucapkan untuk Ibuku sendiri. Ibu…Selamat Hari Ibu ya…..Biarkan aku persembahkan sebuah puisi ini untukmu. Harapanku kau selalu menjadi Ibu yang baik dan istri yang baik untuk suami dan anak-anakmu. Berharap juga kau selalu diberi kesehatan luar biasa dari Sang Pencipta dan selalu diberi kemuliaan serta rezeki yang tak kan pernah padam. Harapan lain, kelak aku berharap kau termasuk orang-orang pilihan dan mempunyai derajat tinggi di mata Allah SWT. Amien3x..

Bu…ini puisi untukmu.


PUISI KERINDUAN

Jakarta, 22 Desember 2010

By: Senyum Pelangi


Ibu

Di ujung senja itu

Kutatap wajah sendu dan mulai pudar

Kusimak gerak tubuh yang mulai lemah

Kuterdiam membisu dalam keheningan

Tak mampu menahan air mata yang kan berderai

Kulihat dirimu disana

Jauh disana


Ibu..

Di balik jendela itu

Terlihat bias wajahmu yang masih tampak indah dimataku

Terlihat semyummu yang masih tampak manis merona

Walau kini kau tak seperti dulu lagi

Tapi ku selalu terbayang wajah manismu

Jauh disana


Ibu..

Walau kau jauh disana

Tapi kau terasa dekat dihati

Kutahu betapa besar pengorbananmu untukku

Kutahu betapa indah kasih sayangmu padaku

Disaat kau mengandungku hingga kini kuberanjak dewasa

Namun semuanya tak kan pudar dimakan usia

Karena kaulah Ibuku


Ibu…

Datanglah sejenak untuk saat ini

Dekaplah aku dalam kegelapan ini

Temanilah aku dalam kesendirian ini

Dan belailah aku hingga kuterlelap tidur

Dalam pangkuanmu dan pelukmu disini


Ibu

Demi rinduku padamu

Kutulis puisi ini untukmu

Untukmu yang jauh disana dan aku sendiri disini

Kutumpahkan kerinduanku di kertas putih ini

Dan mengungkapkan seluruh perasaanku padamu

Kuteteskan air mata ini walau sempat tertahan

Karena kurindu padamu


Ibu..

Sekali lagi kuungkapkan

Aku rindu padamu

Dan kuungkapkan lagi

Kucinta padamu

Ibu


KEDUA, aku persembahkan untuk nenekku.Nenek…Selamat Hari Ibu ya…..Moga nenek akan selalu dikelilingi oleh orang-orang tercinta, anak, cucu dan cicit. Nek…..semoga nenek akan selalu sehat dan tak pernah kesepian lagi. Selain itu, semoga Nenek selalu diberi umur panjang. Nek…..tetap semangat ya….Minggu depan adalah hari Ultahmu..Keluarga besar kita akan merayakannya. Yuhuuu….


KETIGA, aku persembahkan buat keluargaku yang wanita, tante, sepupu perempuan, ponakan perempuan, cucu perempuan (loh…kok cucu ya…aku kan masih muda sekali..belum punya cucu lo….., baru sebatas ponakan….hahaha). Ok lah..apapun itu sebutannya, kuucapkan Selamat Hari Ibu buat yang sudah menjadi Ibu. Tidak berlaku buat diriku, karena ku belum menjadi Ibu dan masih single. Haha.


KEEMPAT, buat semua wanita di Indonesia yang sudah menjadi Ibu.

SELAMAT HARI IBU yaaa……

Tersenyumlah wanita Indonesia. Tersenyumlah ibu-ibu Indonesia. Semoga hari ini dan selamanya selalu mendapat senyuman dan kasih sayang dari keluarga tercinta.

Cheersss………….i LOVE u^_^

–Salam Wanita Indonesia–


Lapangan Perdamaian

Saat ini masyarakat Indonesia benar-benar sedang dimabuk bola. Tua muda, anak-anak, remaja, pria maupun wanita begitu menggandrungi bola. Dari yang tadinya tidak suka bola menjadi suka, dan tadinya yang suka menjadi sangat gila bola. Bahkan rela berpanas-panas,ber jubel-jubel untuk mengantri tiket pertandingan AFF di GBK Senayan Jakarta hanya demi untuk mendapatkan tiket pertandingan. Kejadian ini terjadi sejak Timnas Indonesia melaju ke semifinal hingga final yang akan mendatang. Masyarakat Indonesia berantusias dan mempunyai semangat membara untuk mensupport Timnas kita berjuang di lapangan hijau dengan lawan mainnya menuju kemenangan yang selama ini menjadi idaman dan impian negara kita. Berharap di pertandingan final nanti Timnas kitalah yang akan menang. Itulah sebagai langkah awal yang diharapkan untuk membangkitkan kembali dunia persepakbolaan negeri kita. Harapan yang menjadi sebuah optimis masyarakat Indonesia agar diakui di mata dunia bahwa Indonesia mulai bangkit di bidang olahraga sepakbola. Kelesuan di bidang sepakbola yang selama ini terjadi kini bagaikan semburan air yang dahsyat, mengalir tenang tetapi menghanyutkan.

lapangan hijau
lapangan hijau

Langkah menuju final di AFF adalah sebuah kebanggaan bagi kita. Maka dari itu segala dukungan dan support dari masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan. Dukungan yang diharapkan adalah dukungan positif. Dukungan yang tidak menimbulkan kontroversi, provokasi, ancaman, atau bahkan sulutan api yang siap membakar lawan. Apalagi di final nanti Indonesia akan melawan Malaysia, negara yang selama ini menjadi musuh bebuyutan kita dalam segala hal.

Dunia persepakbolaan adalah dunia olahraga, kita tak dapat mencampuradukkan dengan dunia politik, maupun militer. Di lapangan hijau ini hanyalah sebuah pertandingan dua negara yang sama-sama menggemari bola. Pertandingan yang menjadi sebuah ajang dimana dua negara saling bertemu, mengenal, berinteraksi dan bersilaturrahmi. Tidak ada persaingan politik dan tidak ada pertikaian militer. Karena di ajang inilah perdamaian negara-negara terjadi, walaupun di bidang lain mereka sedang bertikai dan bersiteru. Tidak ada provokasi dan proaksi yang akan menimbulkan perseteruan. Yang ada hanyalah kedamaian untuk saling mendukung tim sepakbolanya masing-masing agar menang.

So…hadapilah dengan senyuman (seperti judul lagu Ahmad Dhani)…^_*

Garuda di dadaku….Indonesia kebanggaanku..

Hidup Timnas Indonesia…Hidup Sang Garuda…