Pembelajaran Cinta dan Kekuatan dari Beijing

Ajarkan aku mantra pemikat cinta
Ahei dan Ashima,
Maka akan kutaklukkan penghalang segala rupa
Agar sampai cintaku padanya.

Assalamualaikum Beijing (doc.funnie)
Assalamualaikum Beijing (doc.funnie)

Sebuah cuplikan kisah dari buku berjudul Assalamualaikum Beijing, merupakan sebuah novel yang ditulis oleh Asma Nadia yang diterbitkan oleh Noura Books dan tebalnya 360 halaman. Sampul buku yang menampilkan tembok China dan tulisan segera difilmkan yang sangat menarik membuatku tak kuasa untuk segera membacanya.

Sebenarnya ada cerita menarik sebelum saya ulas tentang buku ini. Tanpa sengaja saya melihat twit teman saya di twitter, ingin menghibahkan buku ini kepada siapa saja. Saat saya membacanya, langsung saya tertarik dan dengan senang hati menerima hibah buku darinya. Siapa sih yang tidak senang dapat buku gratis, pasti semua oang yang suka baca kegirangan bukan? Syukurlah, akhirnya temanku ini mau menghibahkan buku novel ini pada saya. Wah dengan senang hati, lompat-lompat, sudah tidak sabar ingin segera membaca buku ini. Sempat aku tanyakan pada teman saya, alasan dia menghibahkan buku Assalamualaikum Beijing ini. Ternyata dia tidak suka cerita-cerita ala Endless Love. Hmm mendengar jawaban itu, jadi semakin penasaran bagaimana sih isi buku ini?

Singkat cerita. Pertama kali saya membaca buku ini setelah saya mendapatkan dari teman, di bagian awal cerita saya agak sedikit bingung. Karena antara Bab 1 dan Bab 2 seperti menceritakan dua kisah yang berbeda dan di tempat yang berbeda pula. Begitu pula Bab 3 dan Bab 4, begitu seterusnya. Dimana dikisahkan di Indonesia seorang cewek bernama Ra, dan dikisahkan di Beijing seorang cewek bernama Asma.

Saking bingung dan penasaran, sebelum di pertengahan halaman, saya akhirnya membaca buku ini dengan alur loncat. Sampai akhirnya saya mendapat sebuah benang merah di suatu Bab, bahwa Asma dan Ra adalah orang yang sama. Hanya saja panggilannya berbeda. Inilah alur cerita yang membuat pembaca di awal bab menjadi penasaran, sehingga semakin ingin membaca sampai selesai.

Dikisahkan seorang Asmara atau dipanggil Ra ini mempunyai tunangan bernama Dewa yang berencana akan menikahinya dalam waktu dekat ini. Asmara adalah sosok yang periang, berjiwa kuat dan terkadang cuek dengan keadaan. Tetapi menjelang pernikahannya yang tinggal beberapa hari lagi, ternyata Dewa terjebak dalam sebuah realita yang tak bisa dicegah. Perselingkuhan antara Dewa dan Anita, rekan kerja Dewa. Hingga akhirnya sebuah petaka terjadi, Anita hamil dan memaksa Dewa untuk menikahinya. Sebuah kenyataan yang tak bisa dihindari akibat perbuatan yang tak bisa dimaafkan bahkan oleh Allah pun, akhirnya dilema dialami oleh Dewa. Disaat dia sudah terikat dan bertunangan dengan Ra, dia dipaksa harus menikahi Anita yang sebenarnya tidak dia cintai. Mana yang harus dia pilih, Ra atau Anita?

Ra pun terpaksa harus membatalkan semuanya walaupun dia harus terluka, mulai dari kartu undangan, katering yang sudah disiapkan jauh-jauh hari harus dibatalkan begitu saja. Modal untuk mempersiapkan semua itu terbuang percuma, hanya kenangan yang harus dilupakan dan tak ingin dicipta kembali lagi. Ra tidak menginginkan pernikahan ini dengan Dewa, karena alasan yang sudah jelas dan pasti. Bahkan Ra menginginkan Dewa menikahi Anita. Meskipun Dewa keberatan dengan pembatalan pernikahannya dengan Ra, tapi nasi sudah menjadi bubur. Dewa harus menerima konsekuensi dari perbuatan yang meskipun tak sengaja dibuatnya yaitu harus menikahi Anita, demi sebuah benih kehidupan yang ada di rahim Anita.

Waktu berlalu, Ra sudah mulai melupakan Dewa. Tetapi bagi Dewa meskipun sudah menikahi Anita, Ra masih memenuhi hatinya yang terdalam. Ya..Dewa masih mencintai Ra dan masih berharap suatu saat kembali bersama Ra.

Hingga suatu hari, Asmara diharuskan pergi ke Beijing dan akhirnya bertemu dengan pemuda Beijing bernama Zhongwen. Pertemuan dengan Asmara lah, yang membuat Zhongwen mulai mengenal apa itu Islam dengan segala keindahannya. Hingga akhirnya timbul benih-benih cintanya kepada Asmara. Zhongwen sering mengkait-kaitkan Asmara dengan Ashima, sebuah kisah cinta dari Legenda Ashima di negeri ini. Perkenalan mereka pun tetap berlanjut, walaupun Asmara harus kembali ke Indonesia. Hanya melalui dunia maya, mereka berdua berkomunikasi. Namun dibalik itu semua, ternyata Asmara pun menyimpan cinta kepada Zhongwen.

Hidayah Islam merasauk ke dalam jiwa Zhongwen, hingga akhirnya dia harus menyusul Ra ke Indonesia, demi mengatakan cinta padanya lalu menikahinya. Inilah ketangguhan sebuah cinta yang mampu menggetarkan jiwa. Jarakpun diterjang demi mendapatkan cinta yang lama dipendam. Demi rindu Zhongwen kepada Ra.

Takdir mempertemukan Zhongwen dan Dewa. Zhongwen yang ingin bertemu Asmara dan Dewa yang ingin kembali merajut cinta bersama Asmara. Asmara harus memilih keduanya, manakah yang bisa mendapatkan tempat istimewa untuk hatinya selama ini. Sebuah pilihan yang sulit untuk dijawab.

Tapi, sikap tegas dan pendirian tak bisa diganggu gugat, dia tidak mau lagi menerima Dewa, karena masa lalu sudah dikuburnya jauh-jauh. Dalam kondisi yang rapuh dan mengidap penyakit APS, sebuah penyakit autoimun yang tidak diketahui penyebabnya, ia harus mengatakan yang sejujurnya tentag kondisinya kepada kedua laki-laki itu. Namun yag terjadi, Dewa mulai mundur dan merasa kecewa, hingga akhirnya dia memutuskan tidak mau lagi kembali kepada Asmara. Tetapi Zhongwen lah lelaki sejati yang mau menerima Asmara dalam kondisi apapun, bahkan dalam kondisi sakitpun.

Aku tak ragu mengatakan bersama denganmu, walaupun sebatas embusan angin kunamai itu anugerah.

Kisah cinta yang begitu menarik, dari dua peradaban yang berbeda, antar Zhongwen dan Asmara. Sebuah cinta mempertemukan mereka berdua, tidak hanya cinta kepada manusia tetapi juga rasa cinta kepada Yang Maha Kuasa. Keindahan yang tercipta adalah takdir yang tak dapat diubah. Cinta memberikan segalanya. Cinta bukan hanya dilihat dari fisik yang sempurna semata tapi cinta bisa dilihat dalam segala hal, termasuk dalam hal ibadah kepada Allah. Dengan segala macam kekuatan dan ketegaran, rasa cinta dan sayang mampu menghadapi badai dan ujian dalam kehidupan. Tidak ada yang tidak mungkin. Karena kebahagian datangnya dari hati. Cinta dan ketegaran adalah dua hal yang patut kia tanamkan dalam jiwa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s